Entri Populer

Kamis, 15 September 2011

cheat ninja saga

Critical Mode
1. Download CE
2. Habis itu install CE
3. Jalankan CE
4. Masuk NS, terus pilih "profile" (wajib)
5. Klik gambar komputer, terus pilih "plugin container exe" untuk mozilla, atau icon chrome jika kamu pake chrome (pokoknya sesuaiin sama browser kamu)
6. Setelah itu scan 9A9999999999A93F000000000000D03F9A (Value Type-nya : Array of Bytes)
7. Terus klik "First Scan"
8. Terus akan muncul 1 address
9. Double klik address tersebut, nanti otomatis akan pindah ke bawah
10. Setelah itu double klik addressnya, ganti type "Array of Bytes" ke "Double" nanti value akan keluar 0.05 kemudian ganti dengan 1 agar 100% critical




One Hit Kill

1. Download Cheat Engine 5.6
2. Install dan Buka “Cheat Engine.exe” atau “Cheat Engine”
3. Login Facebook dari Opera (bukan Mozilla atau Google Chrome dll. ya ),
4. Buka kembali Cheat Engine (CE) lalu “Value Type” nya ganti menjadi “Array Of Bytes”, Lalu Centang “Also Scan Read-Only Memory”
5. Centang Hex dan Isi dengan “62 04 D3 24 64 A3 A2?, Lalu Klik First Scan
6. Setelah Muncul 2 Adress di bagian Kiri, Double Klik satu per satu adress nya,
di bagian bawah ada 2 daftar setelah di double klik satu per satu adress nya
7. Setelah itu Klik kanan di salah satu dari 2 daftar/baris, lalu ke Change Record, lalu klik Value,
pasti agan menemukan “62 04 D3 24 64 A3 A2?,
Delete Adress yang ada di atas lalu ganti dengan “62 04 D3 24 64 A2 A2?
8. Klik Play Untuk Masuk Ninja Saga, lalu testing dengan menjalankan Misi, bisa di buktikan
dengan Jurus misal dah level 7 ke atas bisa puluhan ribu, dengan jurus misal dah level 30-an dah ratusan ribu kenanya

NB : Ini hanya bekerja dengan Jurus, bukan Attack atau taijutsu
100 % working sampe skrg



Emblem (not Permanent)
CE 5.6.1
* masuk NS open process plugin-conatiner.exe/opera
* lalu scan tokenmu dengan 4bytes
* klik next scan 5 kali
* setelah itu pergi ke headquarters tukarkan 1 tokenmu dengan gold
* lalu scan lgi tokenmu yg sekarang
* setelah itu akan keluar 1 adress pindah bawah (jika lebih dari 1 coba saja salah 1)
* lalu tambahkan adressnya dengan +4 dan ganti valuenya dengan 2
* liatlah pada option acoountmu akan menjadi premium

NB : jangan beli senjata/ganti style/pet/talent..cheat ini hanya untuk baju...



Open All boss

* masuk NS open process plugin-container.exe /opera
* scan gold kamu dengan 4bytes
* lalu akan keluar 1 adress (jika lebih dari 1 pilih saja salah 1)
* pindahkan ke bawah lalu tambahkan adressnya dengan +34
* nanti valuenya akan berubah menjadi level kamu ubahlah sesuai keinginan kamu dan sekarang kamu dapat melawan hounting house ape king atau yang lain




FULL HP

Langkah:
CE 5.6.1
->Login FB trus masuk Ninja Saga
->Tunggu sampai pemilihan character[jangan di play dulu]
->Buka Cheat Engine lalu pilih Process List browser yang kamu gunakan
->Scan type "Array of Bytes",centang "ASROM" [Also Scan Read Only Memories]
->Scan 28 00 00 00 26 02 00 00 03 00 di dalam kotak HEX
->Pasti muncul 1 Addres,klik dua kali Addres tersebut sampai pindah ke Table yang di bawah
->Ganti value tsb menjadi AA FF FF 00 26 02 00 00 03 00
->Pilih char kamu dan klik PLAY

Kamis, 07 Juli 2011

Ah, Itu Potret Penjahat

Suatu hari saat Syarwan Hamid dengan pengawalan ketat melakukan
inspeksi ke sejumlah pemukiman di Baucau, Timor Timur. Di kawasan itu
Syarwan keluar-masuk rumah penduduk dan memeriksa semua isi rumah
secara detil. Rupanya Syarwan ingin menyaksikan bagaimana penduduk Timor
Timur menata rumahnya, sekaligus seberapa jauh proses integrasi telah
berhasil.
Di ruang tamu beberapa rumah penduduk Syarwan melihat terpampang
gambar burung garuda dan potret Presiden Soeharto serta Wakil Presiden Try
Sutrisno di sebelah kanan-kirinya.
“Wah, ternyata Bapa sudah sadar dengan arti integrasi ya. Dan rupanya
Bapa sudah tahu bahwa presiden di Timor-Timur adalah Soeharto dan
wakilnya adalah Try Sutrisno. Selamat Bapa,” ujar Syarwan sambil
memberikan uang Rp 100 ribu.
Hal itu dilakukannya kepada setiap penghuni rumah yang diketahui
memasang lambang garuda dan potret presiden dan wapres.
Kini giliran rumah Manuel yang dikenal sebagai anti-integrasi diinspeksi
Syarwan dan rombongannya. Ketika masuk ke ruang tamu, Syarwan tampak
tertegun melihat di ruang tamu rumah Manuel tergantung sebuah patung
Yesus Kristus tengah disalib. Sedang di kanan-kirinya terpampang gambar
Soeharto dan Try Sutrisno.
... Manuel dan istrinya sempat tegang. Tapi senyum Syarwan pun segera
mengembang. “Tak saya sangka Bapa Manuel telah sadar dengan arti integrasi.
Terima kasih bahwa Bapa telah menyejajarkan Pak Harto dan Pak Try dengan
Yesus,” ujar Syarwan sambil memerintahkan anak buahnya menyerahkan uang
sebesar Rp 500 ribu sebagai penghargaan kepada Manuel.
Ketika rombongan berlalu, datang tetangga Manuel bernama Mariano.
“Lho bukankah Bapa selama ini anti pada penindasan yang dijalankan oleh’’

penguasa Orde Baru? Apa betul Bapa menyejajarkan Soeharto dan Try Sutrisno
dengan Yesus?” tanya Mariano.
“Ah siapa bilang. Itu kan kata si Syarwan. Apa yang ada di ruang tamu ini
kan seperti adegan penyaliban di Golgota. Saat itu bersama Yesus, turut disalib
dua orang penjahat di sebelah kiri dan kanannya,” jawab Manuel enteng.

Nominasi Nobel

Ada cerita yang baru saja bocor dari Setneg. Begitu Setneg menerima
telegram bahwa Ramos Horta dan Uskup Agung Belo terpilih untuk menerima
Nobel Perdamaian tahun 1996, Moerdiono langsung panik. Benar juga, ia
kemudian dipanggil oleh RI-1 dan didamprat habis-habisan, karena dianggap
tidak becus melakukan lobby untuk memenangkan Hadiah Nobel bagi
Soeharto.
Selidik punya selidik ternyata awal dari prahara ini adalah pada
kesalahan seorang staf baru Setneg yang diperintahkan membuat semacam
surat usulan ke Panitia Nobel. Karena ia sangat mengagumi Soeharto dan
terpesona dengan liputan TV pada saat upacara pemakaman Ibu Negara yang
bak prosesi pemakaman keluarga raja itu, ia menyimpulkan bahwa Soeharto
adalah bangsawan.Di application form-nya ditulisnya gelar bangsawan Raden Mas didepan
nama beliau, yakni R(aden) M(as) S. Harto yang rupanya salah dibaca oleh
Panitia Nobel sebagai singkatan nama Ramos Horta.

Bank Kebal Likuidasi

Di tengah terjadinya kepanikan dan rush yang dialami nasabah dan bank
di Indonesia menyusul likuidasi 16 bank oleh Menkeu dan Gubernur BI,
beredar kabar bahwa ada sejumlah bank yang aman dari ancaman likuidasi
susulan. Setidaknya bank-bank tetsebut tak akan dilikuidasi secara bersamaan.
Bank tersebut antara lain adalah Bank PANIN, Bank TATA, Bank BUKOPIN
dan Bank HASTIN.
Apa pasalnya?
Selidik punya selidik, ternyata Soeharto berkeberatan bila bank-bank
tersebut dilikuidasi akan berakibat dengan munculnya berita “PANTAT BU
TIN (baca: TIEN) DILIKUIDASI”.

Melangkahi Mayat Tien

Beberapa bulan setelah ditinggal mati Tien, Soeharto sering berkunjung
secara periodik ke Astana Giri Bangun dimana Tien dikuburkan. Beberapa pengawal pribadi yang kebetulan melihat, menceritakan bahwa Soeharto
ternyata berkali-kali melangkahi makam Tien.
Usut punya usut, ternyata penyebabnya adalah semasa hidupnya, Tien
pernah berkata kepada Soeharto bahwa kalau suaminya mau menyeleweng
atau beristeri lagi, Tien berujar bahwa Soeharto harus melangkahi mayatnya
dulu. Rupanya Soeharto sangat patuh dengan pesan isterinya itu. Jadi itulah
kenapa dia sering melangkahi mayat isterinya sekarang, karena kebutuhan
alamiah sebagai seorang lelaki tak tertahankan.

Kamus Humor

o
Kamus Humor
AIDS = Aku Ingin Ditelepon Soeharto (catatan: biasanya terjadi pada saat
pembentukan kabinet)
Bimantara = Bambang Ingin Menguasai nusANTARA
Bimantara = BIni, Mantu, Anak TAmak dan RAkus
Golkar = GOLongan KOruptor and Rakus
Habibi = Habis bikin bingung (menjual)
Habibi = Hanya bisa bikin
HARMOKO = gayanya garang bagai HARimau, lucu kayak MOnyet, tukang
jilat kayak Kodok
HARMOKO = HARi-hari oMOng Kosong
IMF = Indonesia Makin Fatal
Internet = Indomie Telur dan Cornet
Internet = Indonesia terkenal negatif terus
Korpri = Korban printah
KUHP = Kasih Uang Habis Perkara
LUBER = LUBangi BERingin
NIP = Nrimo Ing Pandum (Nerima apa adanya, gaji PNS kecil)
PBB = Pajak untuk Babe-Babe
PEMILU = PENipuan Umum
PKI = Partai kolusi antar birokrat militer konglomerat Indonesia
PPP = Putra Putri Presiden (nan rakus)
SDSB = Soeharto Dalang Segala Bencana
STTNAS = Soeharto Turun Tahta Negara Aman Sentosa
Suharto = SUdah HArus Tobat
Suharto = SUka HARta dan arTO
Supersemar = SUharto PERgi SEperti MARcos
Surjadi = SURuh apa saJA jaDI
Timor = Tommy Ingin Maya Olivia Rumantir
Timor = Tommy Itu Memang Orang Rakus
Turunkan harga = Turunkan Harto dan Keluarga
Tutut = Tanpa malu Terima Upeti Terus (sampai mati)
Tutut = Tanpa Usaha Tapi Untung Terus
TVRI = TV Ribut Iuran
UUD '45 = Usaha untuk dilestarikan (walau ada beberapa kelemahan)

Yang Boleh dan yang Tidak

Seorang jendral Militer mengundang para wartawan guna memberi
arahan apa yang boleh diberitakan dan apa yang tidak boleh diberitakan.
“Berita Suksesi tidak boleh ditulis, Presiden tidak suka. Pemogokan
buruh, jangan ditulis, nanti terjadi konflik. Berita korupsi tidak boleh
dipolitisir, wibawa pemerintah rusak. Monopoli tidak boleh menyebut
keluarga Presiden, itu tidak etis. Politik tidak boleh memihak rakyat, nanti
resah. Kenaikan harga tidak boleh dijadikan berita utama, rakyat nanti marah.
Berita ini tidak boleh.... Berita ini tidak boleh....dst.”
Seorang wartawan muda yang tidak sabar lalu menyela, “kalau begitu
Jendral, apa yang boleh kami beritakan?”
Si Jendral menjawab dengan tenang, “ kalian beritakan yang barusan saya
ucapkan!”